Selasa, 15 Maret 2016

Tulisan T

Tini, Tono telepon-teleponan. Tiba-tiba teleponnya terputus. Tono termenung terpikirkan Tini. Tina, teman Tini tiba-tiba temui Tono. Tina talking to Tono “Ton, Tini terkena todong!”. Tono terkejut, Tono terpikir tuk temui Tini. Tono taiki taksi tapi Tina tertinggal. Tina teriak “Ton, tunggu Ton!”, tapi teriakan Tina tidak terdengar Tono. Tono takut Tini terluka. Tiba-tiba taksi Tono terkena tilang, tapi Tono tetap terobos tilang tersebut. Tiba-tiba terdengar teriakan Tini, “Tolong… Tolong…!!”. Tono temukan tukang todong, tukang todong todong tersebut todong Tini. Tukang todong tersebut ternyata Tusimin, tetangga tantenya Tono. Tusimin tinggalkan Tini terikat tali, tertutup tirai. Tono tiba-tiba tusukan tinjunya tapi tidak temui tampang Tusimin, Tusimin tertawa. Tatapan Tono tajam, tatapan tersebut tanda-kan Tono tidak takut. Tono tempatkan tinju terus-terusan terhadap Tusimin, tetapi Tusimin tidak terjatuh. Tusimin tiba-tiba terpeleset, terjatuh. Tusimin tersetrum tiang tegangan tinggi. Tusimin tewas tergeletak. Tono temui Tini, Tini terselamatkan Tono. Tamat.